Puisi

Manusia bukan Manusia | PB PERMATA

@andrikling21 aktivispermata dari Permata cabang bandung angkatan 2015.

Disaat hati dan perasaan

Bintang diselimuti kegelapan,

datanglah Lilin yang mencoba

untuk menerangi diatas

kegelapan hati bintang,

walaupun lilin sendiri sadar bahwa 

cahayanya tak seterang

cahaya Bintang 

dan dia juga sadar

bahwa satu waktu akan padam

diterpa angin yang berhembus 

disekelilingnya.

Tapi dia tidak akan menyerah untuk 

menerangi malam.

Walaupun lilin akan habis,

tapi dia tetap fokus 

terhadap tugasnya untuk selalu 

menerangi dalam gelap ini.

Kadang Manusia bukan manusia

Manusia tidak menjalankan tugasnya

Yang ada dibenaknya dipenuhi oleh 

nafsu semata.
Tulisan ini ditulis di atas bukit

manglayang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s